Kali ini, kami ingin berbagi informasi Cara Pengemasan dan Penandaan Kopi Luwak, termasuk produk lainnya yang baik dan sesuai standar serta tidak bertentangan dengan peraturan perundang-undangan di tanah air seperti yang telah dan terus kami lakukan…

PENGEMASAN yang baik menjadi penting dilakukan untuk memastikan bahwa Kopi Luwak yang ditawarkan kepada konsumen terhindar dari kontaminasi bahaya (biologis, kimia dan fisik), aman saat penyimpanan dan pengiriman, serta aman saat dan setelah dikonsumsi.

PENANDAAN berfungsi sebagai identifikasi produk. Fungsi identifikasi ini menjadi sangat urgen apabila nantinya terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, misalnya pemalsuan oleh oknum/pihak lain. Karena itulah, kode produksi di setiap kemasan Kopi Luwak menjadi penting adanya. Kode produksi ini merupakan rahasia produsen yang harus berbeda di setiap produksi. Artinya, setiap kali melakukan produksi, kode produksinya tidak boleh sama. Jika sama, berarti produsen (individu atau perusahaan) yang menawarkan Kopi Luwak tidak paham peraturan perundang-undangan yang berlaku atau jangan-jangan barangnya sudah lama alias tidak fresh.

Pengemasan dan Penandaan Kopi Luwak yang kami maksud dalam tulisan ini dibagi menjadi dua macam, yaitu Kopi Luwak dalam bentuk biji dan Kopi Luwak dalam bentuk bubuk:

Yuk mulai…

BIJI KOPI dikemas dengan satu lapis karung baru yang baik, bersih dan kering. Berat bersih tiap karung adalah 60Kg atau sesuai dengan kesepakatan antara penjual dan pembeli. BIJI KOPI yang sudah dikemas tersebut dan mau dikirim harus ditandai atau diberi keterangan yang sekurang-kurangnya berisi informasi Nama Barang, Jenis Mutu, Produksi Indonesia, Berat Bersih, Nomor Karung, Tujuan Barang (negara, airport, pelabuhan dan lain sebagainya).

KOPI BUBUK wajib dikemas dalam wadah tertutup, tidak dipengaruhi atau mempengaruhi isi, aman selama penyimpanan dan pengiriman. Bisa divacuum atau bisa pula menggunakan kemasan yang dilengkapi dengan valve seperti milik kami. Selain dilengkapi dengan valve, Kopi Luwak kami juga dilengkapi dengan zipper dan masih diseal memakai mesin penyegel.

Kopi Luwak dalam bentuk bubuk yang sudah dikemas harus ditandai atau diberi keterangan sesuai Peraturan Pemerintah No. 69 Tahun 1999 tentang Label dan Iklan Pangan dan atau peraturan perundang-undangan yang berlaku lainnya. Fungsi pelabelan adalah untuk identifikasi, membantu penjualan produk dan pemenuhan peraturan perundang-undangan.

LABEL PANGAN seperti Kopi Luwak adalah setiap keterangan mengenai pangan yang berbentuk gambar, tulisan, kombinasi keduanya atau bentuk lain yang disertakan pada pangan, dimasukkan ke dalam, ditempelkan pada, atau merupakan bagian dari kemasan pangan. Keterangan minimum pada label pangan harus berisi sekurang-kurangnya Nama Produk, Komposisi atau Keaslian untuk Kopi Luwak, Berat Bersih, Nama dan Lokasi Produsen, Kadaluarsa (tanggal, bulan dan tahun), Sertifikasi Pangan dan Kode Produksi.

IKLAN PANGAN adalah setiap keterangan atau pernyataan mengenai pangan dalam bentuk gambar, tulisan, atau bentuk lain yang dilakukan dengan berbagai cara untuk pemasaran dan atau perdagangan pangan. Isi iklan pangan harus memuat keterangan yang benar dan jelas, tidak menyesatkan, tidak menjelek-jelekkan produk lain, tidak menyatakan pangan berfungsi sebagai obat, tidak bertentangan dengan norma hukum dan kesusilaan.

Sampai disini dulu informasi Pengemasan dan Penandaan Kopi Luwak kami sampaikan. Semoga bisa menjadi inspirasi banyak produsen dan edukasi bagi konsumen. Amin.