Sejak tahun 2002 yang lalu, ada larangan perdagangan kopi bermutu rendah. Larangan sebagaimana dimaksud tertuang dalam Resolusi ICO 407 yang berlaku sejak tanggal 1 Oktober 2002. Badan Standardisasi Nasional (BSN) sendiri sudah lama membuat Standar Nasional Indonesia (SNI) tentang Biji Kopi, termasuk mutunya, seperti dijelaskan di bawah ini:

MUTU 1: Jumlah nilai cacat maksimum 11
MUTU 2: Jumlah nilai cacat 12 sampai dengan 25
MUTU 3: Jumlah nilai cacat 26 sampai dengan 44
MUTU 4a: Jumlah nilai cacat 45 sampai dengan 60
MUTU 4b: Jumlah nilai cacat 61 sampai dengan 80
MUTU 5: Jumlah nilai cacat 81 sampai dengan 150
MUTU 6: Jumlah nilai cacat 151 sampai dengan 225

Pembagian mutu 4 menjadi sub mutu 4a dan 4b seperti disampaikan di atas hanya berlaku untuk varian kopi robusta. Artinya, kopi arabika tidak dibagi menjadi sub mutu 4a dan 4b.

Bagaimana cara menentukan jenis dan nilai cacat biji kopi?

Adapun penentuan besarnya jenis dan nilai cacat biji kopi adalah sebagai berikut:

1 (satu) BIJI HITAM: 1 (satu)
1 (satu) BIJI HITAM SEBAGIAN: 1/2 (setengah)
1 (satu) BIJI HITAM PECAH: 1/2 (setengah)
1 (satu) KOPI GELONDONG: 1 (satu)
1 (satu) BIJI COKLAT: 1/4 (seperempat)
1 (satu) KULIT KOPI UKURAN BESAR: 1 (satu)
1 (satu) KULIT KOPI UKURAN SEDANG: 1/2 (setengah)
1 (satu) KULIT KOPI UKURAN KECIL: 1/5 (seperlima)
1 (satu) BIJI BERKULIT TANDUK: 1/2 (setengah)
1 (satu) KULIT TANDUK UKURAN BESAR: 1/2 (setengah)
1 (satu) KULIT TANDUK UKURAN SEDANG: 1/5 (seperlima)
1 (satu) KULIT TANDUK UKURAN KECIL: 1/10 (sepersepuluh)
1 (stau) BIJI PECAH: 1/5 (seperlima)
1 (satu) BIJI MUDA: 1/5 (seperlima)
1 (satu) BIJI BERLUBANG SATU: 1/10 (sepersepuluh)
1 (satu) BIJI BERLUBANG LEBIH DARI SATU: 1/5 (seperlima)
1 (satu) BIJI BERTUTUL-TUTUL: 1/10 (sepersepuluh)
1 (satu) RANTING, TANAH ATAU BATU BERUKURAN BESAR: 5 (lima)
1 (satu) RANTING, TANAH ATAU BATU BERUKURAN SEDANG: 2 (dua)
1 (satu) RANTING, TANAH ATAU BATU BERUKURAN KECIL: 1 (satu)

Jumlah nilai cacat dihitung dari contoh uji seberat 300g. Jika satu biji kopi memiliki lebih dari satu nilai cacat, maka penentuan nilai cacat didasarkan pada bobot nilai cacat yang terbesar. Demikian informasi Mutu dan Nilai Cacat Biji Kopi ini disampaikan. Semoga bermanfaat.