Majelis Ulama Indonesia (MUI) sudah cukup lama menyatakan: Kopi Luwak Halal hukumnya. Fakta ini terbaca dalam fatwa MUI Nomor 4, 20 Juli 2010, yang menyatakan bahwa Kopi Luwak halal dikonsumsi oleh umat Islam asal dicuci bersih terlebih dahulu.

Menurut KH Ma’ruf Amin, pada dasarnya Kopi Luwak itu mutanajis atau terkena najis (bukan najis) dan menjadi tidak najis (halal) jika disucikan. Melalui fatwa tersebut, MUI juga menghalalkan masyarakat untuk memproduksi dan memperjualbelikan kopi yang sudah melewati proses fermentasi secara alamiah dan maksimal di dalam pencernaan binatang luwak. Setelah “dikonsumsi” luwak, buah kopi pilihan tersebut berubah menjadi perongkolan biji Kopi Luwak yang dikeluarkan bersama-sama feces sang hewan dalam keadaan utuh dan dilindungi oleh kulit tanduk dan kulit ari kopi. Analog Kehalalan Kopi Luwak ini adalah telur yang sudah Anda ketahui hukumnya: HALAL.